
Jakarta – Asinan kiamboy kembali menjadi perbincangan setelah muncul varian premium yang dijual dengan harga mencapai Rp 600 ribu per porsi. Nilai tersebut memicu rasa penasaran sekaligus perdebatan di kalangan pecinta kuliner.
Selama ini, asinan kiamboy dikenal sebagai hidangan buah dengan cita rasa segar yang memadukan sensasi asam, manis, pedas, dan sedikit asin. Isinya biasanya terdiri dari aneka buah seperti mangga muda, kedondong, nanas, jambu kristal, salak, serta buah-buahan lainnya yang disiram kuah berbumbu.
Kuah asinan dibuat dari campuran gula, garam, irisan cabai rawit, serta perasan jeruk songkit. Kehadiran kiamboy menjadi elemen utama yang memberikan rasa khas pada sajian tersebut.
Berasal dari Tradisi Kuliner China
Kiamboy berasal dari buah plum yang diawetkan menggunakan gula dan garam. Bahan ini juga dikenal dengan nama asam boi atau swan mei dan telah lama menjadi bagian dari kuliner masyarakat Tionghoa.
Melalui proses akulturasi budaya, asinan kiamboy kemudian ikut berkembang di Indonesia. Kehadiran komunitas Tionghoa membuat makanan ini semakin dikenal dan kini menjadi salah satu jajanan favorit di berbagai daerah.
Hadir dalam Beragam Kreasi
Seiring berkembangnya tren kuliner, asinan kiamboy mengalami banyak inovasi. Selain menggunakan buah-buahan yang umum ditemukan, kini banyak penjual menambahkan bahan premium seperti lengkeng, anggur, leci, kiwi, hingga ceri.
Harga yang ditawarkan pun sangat beragam. Varian sederhana biasanya dijual mulai kisaran Rp20 ribuan, sedangkan versi premium dapat mencapai ratusan ribu rupiah tergantung jenis buah yang digunakan.
Varian Rp600 Ribu Sempat Viral
Salah satu kreasi yang paling banyak dibicarakan adalah Asinan Ceri-Ya racikan Chef Devy Anastasia, finalis MasterChef Indonesia. Menu tersebut menggunakan buah ceri segar sebagai bahan utama, dipadukan dengan leci, kiwi, anggur, dan buah premium lainnya.
Tak hanya isi buahnya yang berbeda, kuah asinan juga dibuat menggunakan perpaduan jus ceri dan delima sehingga menghadirkan cita rasa yang lebih eksklusif. Faktor inilah yang membuat satu porsinya dibanderol hingga Rp600 ribu.
Harga tersebut menuai beragam tanggapan di media sosial. Sebagian warganet menganggapnya terlalu mahal, sementara yang lain penasaran ingin mencicipi kreasi tersebut.
Di tengah ramainya perbincangan, Chef Devy akhirnya memutuskan menghentikan penjualan asinan premium tersebut. Saat ini, ia hanya menyediakan jus ceri dan delima yang sebelumnya digunakan sebagai kuah khas dalam menu asinan kiamboy buatannya.
