
RUMAH kini mengalami perubahan makna bagi banyak masyarakat urban, terutama generasi muda. Jika sebelumnya hunian lebih identik sebagai tempat beristirahat setelah beraktivitas, kini rumah berkembang menjadi recharge space atau ruang pemulihan yang mendukung kesehatan mental, produktivitas, hingga kualitas hidup.
Perubahan ini sejalan dengan gaya hidup masyarakat perkotaan yang dihadapkan pada mobilitas tinggi, tekanan pekerjaan, dan ritme kehidupan yang semakin cepat. Dalam kondisi tersebut, aktivitas domestik yang dahulu kerap dianggap sebagai pekerjaan rutin mulai dipandang sebagai bagian dari self-care atau ritual personal untuk menjaga keseimbangan hidup.
Area dapur, misalnya, kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat memasak, tetapi juga menjadi ruang berekspresi dan bersosialisasi. Transformasi serupa juga terlihat pada ruang komunal maupun ruang pribadi. Kualitas sirkulasi udara, pencahayaan, hingga penataan interior menjadi perhatian karena dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih menenangkan saat menikmati waktu sendiri maupun berkumpul bersama keluarga dan teman.
Melihat perubahan tersebut, produsen peralatan rumah tangga modern Simplus meluncurkan kampanye bertajuk ‘Live Young with Simplus’ bertepatan dengan peringatan lima tahun kehadiran merek tersebut. Kampanye ini mengusung gagasan bahwa teknologi dan peralatan rumah tangga yang praktis dapat membantu masyarakat mengurangi waktu yang dihabiskan untuk pekerjaan domestik sehingga memiliki ruang lebih menikmati hidup.
CEO Simplus, Jack, mengatakan masyarakat saat ini tidak hanya mencari produk yang mampu menjalankan fungsi dasar, tetapi juga mendukung gaya hidup yang praktis sekaligus memiliki nilai estetika.
“Menembus angka 18 juta pengguna dalam kurun waktu lima tahun di tengah persaingan industri yang luar biasa ketat adalahbukti nyata bahwa relevansi produk merupakan kunci utama. Generasi muda saat ini tidak sekadar mencari fungsi, melainkan nilai estetik dan kemudahan yang selaras dengan ritme hidup mereka yang dinamis. Melalui momentum anniversary kelima ini, kami ingin merayakan esensi ‘Live Young, Live Beautiful’ bersama masyarakat Indonesia,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima.
Simplus mengusung konsep menghadirkan peralatan rumah tangga dengan desain minimalis, fungsi yang mudah digunakan, serta harga yang terjangkau. Perusahaan menyebut telah melayani sekitar 18 juta keluarga hingga awal 2026, sekaligus menjadi salah satu tonggak pertumbuhan merek tersebut dalam lima tahun terakhir.
Menurut Jack, standar hidup yang nyaman dan estetis seharusnya dapat diakses lebih banyak orang. Karena itu, berbagai solusi rumah tangga dirancang agar pekerjaan sehari-hari dapat diselesaikan secara lebih efisien tanpa mengurangi kualitas hasilnya.
“Ketika masyarakat modern berhasil mendapatkan kembali kontrol penuh atas ruang dan waktu mereka, itulah kemewahan baru untuk menikmati hidup yang seimbang,” katanya.
Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Simplus menggelar sejumlah kegiatan sepanjang Juli 2026. Di antaranya program digital ‘100 Young Stories with Simplus’ yang mengajak masyarakat membagikan pengalaman mereka menciptakan hunian yang nyaman, kelas yoga bersama komunitas, kolaborasi dengan berbagai mitra, serta program promosi dan hadiah bagi konsumen.
