
Pir Kukus untuk Batuk, Benarkah Bisa Membantu Meredakan Gejala?
Jakarta – Pir tidak hanya enak disantap dalam kondisi segar. Buah yang kaya kandungan air ini juga dapat diolah menjadi hidangan hangat dengan cara dikukus. Di beberapa negara Asia, pir kukus bahkan telah lama dikenal sebagai bagian dari pengobatan tradisional untuk membantu meredakan batuk.
Secara alami, pir memiliki rasa manis dan menyegarkan karena kandungan airnya yang cukup tinggi. Sekitar 80-84 persen komposisi buah pir merupakan air, sehingga buah ini terasa segar ketika dikonsumsi langsung.
Selain sebagai buah, pir juga kerap digunakan dalam masakan. Dalam kuliner Korea, misalnya, pir menjadi salah satu bahan yang dapat ditemukan dalam hidangan seperti bulgogi. Rasa manis alaminya membantu memberikan cita rasa sekaligus membuat tekstur daging lebih empuk.
Chef Corey Lee pernah menjelaskan penggunaan pir tersebut dalam masakan Korea, sebagaimana dikutip dari Saveur.
Lantas, bagaimana dengan klaim pir kukus untuk batuk?
Pir mengandung sejumlah nutrisi seperti serat dan antioksidan serta relatif rendah kalori. Buah ini juga memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan secara umum.
Dalam pengobatan tradisional China, pir yang dimasak dengan cara dikukus telah digunakan sebagai salah satu sajian rumahan ketika seseorang mengalami batuk atau keluhan yang berkaitan dengan tenggorokan.
Tradisi serupa juga dikenal di Korea. Hidangan tersebut disebut baesuk, yang secara harfiah merujuk pada pir yang dikukus.
Baesuk memiliki beberapa variasi. Salah satunya adalah versi yang dikaitkan dengan hidangan kerajaan Korea. Pir utuh diisi dengan merica, kemudian dimasak menggunakan campuran madu dan air jahe. Resep tersebut juga dikenal dalam kuliner Korea sebagaimana dilansir Kimchimari.
Cara membuat pir kukus ala Korea
Untuk membuat versi sederhana, siapkan satu buah pir Asia berbentuk bulat, satu sendok makan butiran merica, setengah sendok makan madu, dan tiga buah jujube atau kurma Korea.
Pertama, potong bagian atas pir dan sisihkan potongannya untuk dijadikan penutup. Setelah itu, keruk sebagian daging buah bagian dalam hingga membentuk ruang seperti mangkuk.
Masukkan merica, madu, dan jujube ke bagian tengah pir. Setelah bahan berada di dalamnya, tutup kembali menggunakan bagian atas buah yang telah dipotong.
Kukus pir hingga teksturnya menjadi lunak. Sajian tersebut dapat dinikmati dalam kondisi hangat.
Meski secara tradisional pir kukus dipercaya membantu meredakan batuk, klaim tersebut tidak berarti pir kukus dapat menggantikan pengobatan medis untuk semua penyebab batuk. Efeknya juga dapat berbeda pada setiap orang.
Pir kukus lebih tepat dipandang sebagai makanan atau minuman hangat yang dapat menjadi bagian dari perawatan rumahan. Jika batuk berlangsung lama, semakin berat, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya periksakan kondisi ke tenaga kesehatan.
