HOSPITALNENEARME — Jakarta – Ibu kota Negara Bagian Bihar, India, Patna, kembali diguncang oleh pembunuhan seorang gangster ternama, Chandan Mishra, pada Kamis (17 Juli). Mishra, yang sedang menjalani pembebasan bersyarat dengan alasan medis, ditembak mati oleh lima orang tak dikenal saat dirawat di Rumah Sakit Paras di Patna.
Para pelaku berhasil menerobos keamanan dan mencapai kamar nomor 209 di lantai dua rumah sakit, tempat Chandan Mishra dirawat. Insiden mengerikan itu terekam kamera CCTV, di mana kelompok penembak terlihat berjalan tanpa rasa takut, seperti dilansir The Daily Jagran.
Profil Chandan Mishra
Chandan Mishra, putra Mantu Mishra, adalah penduduk Desa Sonbarsa, yang berada di bawah yurisdiksi Kantor Polisi Buxar. Ia menjalani hukuman penjara seumur hidup dalam kasus pembunuhan.
Beberapa kasus berat telah diajukan terhadapnya. Dahulu, masyarakat di distrik Buxar hidup di bawah teror Mishra.
Chandan Mishra juga disebut dalam kasus pembunuhan Rajendra Kesari, yang terjadi 14 tahun lalu di jalan utama Amla Toli, Buxar.
Pada 21 Agustus 2011, Rajendra Kesari, pemilik toko Bhojpur Chuna Bhandar, ditembak mati di siang bolong di jalan utama Buxar.
Rajendra sedang membuka pintu tokonya ketika para pelaku menembakinya.
Dalam kasus ini, keluarga Rajendra mengajukan gugatan terhadap Chandan Mishra, Omkarnath Singh alias Sheru Singh, Surendra Mishra alias Chhotu Mishra, seorang polisi yang diberhentikan sementara, Deenbandhu Singh, dan beberapa orang lainnya.
Insiden ini merupakan tindakan signifikan pertama dalam kehidupan kriminal Chandan Mishra dan Sheru. Kasus ini menjadikan Chandan Mishra seorang gangster terkenal. Omkarnath Singh alias Sheru Singh, terdakwa lain dalam kasus ini, dan Mishra juga menjadi terkenal karena aksi teror mereka.
Keduanya kemudian melakukan beberapa kejahatan bersama. Mereka telah membunuh seorang pengusaha terkenal di Buxar atas tuduhan pemerasan.