
Jakarta – Ketika membicarakan minuman tinggi protein, susu sapi biasanya menjadi pilihan yang paling mudah ditemukan. Namun, kandungan protein pada susu ternyata berbeda-beda, tergantung dari jenis susu yang dikonsumsi.
Bahkan, susu sapi bukanlah jenis dengan kadar protein tertinggi. Ada susu hewani lain yang memiliki kandungan protein lebih besar. Di sisi lain, beberapa susu nabati justru memiliki kadar protein yang relatif rendah.
Dikutip dari Times of India, berikut perbandingan kandungan protein pada tujuh jenis susu berdasarkan setiap 100 mililiter.
Angka tersebut merupakan kisaran umum. Kandungan sebenarnya dapat berbeda bergantung pada jenis dan ras hewan, proses pengolahan, serta metode pembuatan, khususnya untuk susu berbasis tumbuhan.
Susu Domba Paling Tinggi Protein
Jika dibandingkan berdasarkan jumlah protein, susu domba berada di posisi teratas. Kandungannya berkisar 5-6 gram protein per 100 ml.
Selain protein, susu domba secara alami mengandung lemak dan berbagai nutrisi lainnya dalam jumlah cukup tinggi. Hal ini membuat konsistensinya cenderung lebih pekat dan creamy.
Karakteristik tersebut membuat susu domba lebih banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan keju dan yogurt. Tingginya kandungan padatan susu juga menguntungkan dalam proses produksi keju.
Susu Kedelai Jadi Pilihan Nabati Unggulan
Untuk kategori susu nabati, susu kedelai termasuk yang paling tinggi proteinnya. Dalam setiap 100 ml, kandungan proteinnya berada di kisaran 3-4 gram.
Jumlah tersebut dapat mendekati kandungan protein susu sapi. Keunggulan lainnya, protein kedelai menyediakan sembilan asam amino esensial sehingga menjadi salah satu pilihan protein nabati yang berkualitas.
Bagi orang yang tidak mengonsumsi susu hewani tetapi tetap membutuhkan asupan protein, susu kedelai dapat menjadi pilihan yang lebih tinggi protein dibandingkan beberapa alternatif nabati lainnya.
Susu Kerbau Mengandung Protein dan Lemak Tinggi
Susu kerbau juga termasuk dalam daftar susu dengan kandungan protein cukup tinggi, yakni sekitar 3,7-4,5 gram per 100 ml.
Jenis susu ini sangat populer di India dan telah lama menjadi bagian dari pola konsumsi masyarakat di sana. Selain protein, susu kerbau juga memiliki kandungan lemak yang relatif tinggi.
Kombinasi tersebut menghasilkan tekstur yang lebih kental dan creamy. Susu kerbau banyak digunakan untuk membuat paneer, khoa, yogurt, hingga ghee.
Kandungan Susu Sapi Sekitar 3 Gram
Popularitas susu sapi tidak terlepas dari kemudahannya untuk ditemukan dan dikonsumsi. Kandungan proteinnya berada di kisaran 3,2-3,5 gram per 100 ml.
Dengan takaran 250 ml, susu sapi dapat memberikan sekitar 8 gram protein. Minuman ini juga mudah dimasukkan ke dalam berbagai menu, seperti sereal, kopi, teh, smoothie, atau diminum langsung.
Meskipun bukan yang paling tinggi protein, susu sapi tetap menjadi salah satu sumber protein hewani yang praktis untuk konsumsi sehari-hari.
Susu Kambing Mirip dengan Susu Sapi
Dari segi protein, susu kambing tidak memiliki perbedaan yang terlalu jauh dari susu sapi. Kandungannya sekitar 3-3,5 gram per 100 ml.
Susu kambing juga dikenal mengandung kalsium dan sejumlah mikronutrien lainnya. Namun, anggapan bahwa susu kambing selalu lebih mudah dicerna tidak berlaku untuk semua orang.
Orang yang memiliki alergi terhadap protein susu sapi juga perlu berhati-hati karena protein dalam susu kambing dapat mengalami reaksi silang.
Susu Unta Punya Komposisi yang Khas
Susu unta memiliki kadar protein sekitar 3-3,5 gram per 100 ml, sehingga berada dalam kisaran yang mirip dengan susu sapi dan kambing.
Minuman ini telah dikonsumsi selama berabad-abad di berbagai wilayah, termasuk Timur Tengah, Afrika Utara, dan sebagian Asia.
Hal yang menarik bukan hanya jumlah proteinnya, tetapi juga komposisi protein serta nutrisi lain yang dimilikinya. Dari segi tekstur, susu unta cenderung lebih ringan dibandingkan susu kerbau, dengan sedikit rasa asin.
Susu Almond Rendah Protein
Meski sering dianggap sebagai pilihan minuman sehat, susu almond sebenarnya bukan sumber protein utama. Produk susu almond komersial umumnya memiliki kandungan almond yang relatif sedikit dan sebagian besar terdiri dari air.
Akibatnya, kadar protein dalam susu almond hanya sekitar 0,5-1 gram per 100 ml.
Bukan berarti susu almond tidak dapat dikonsumsi. Namun, jika tujuan utama adalah meningkatkan asupan protein, susu kedelai menawarkan kandungan protein yang jauh lebih tinggi.
Mana yang Paling Tinggi?
Jika hanya melihat jumlah protein per 100 ml, susu domba berada di urutan teratas dengan sekitar 5-6 gram protein.
Berikutnya ada susu kerbau dengan kisaran 3,7-4,5 gram. Susu kedelai juga cukup menonjol sebagai pilihan nabati dengan sekitar 3-4 gram protein.
Sementara itu, susu sapi, kambing, dan unta memiliki kandungan yang relatif berdekatan, yakni sekitar 3-3,5 gram per 100 ml. Adapun susu almond memiliki kandungan protein paling rendah dalam daftar ini, sekitar 0,5-1 gram.
Pada akhirnya, pilihan susu tidak hanya ditentukan oleh jumlah protein. Kandungan lemak, kalori, nutrisi lain, preferensi makanan, serta kebutuhan masing-masing orang juga perlu menjadi pertimbangan.
