
Jakarta – Teh hijau telah lama dikenal sebagai minuman yang kaya antioksidan dan sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Selain dipercaya baik untuk menjaga daya tahan tubuh, konsumsi teh hijau secara rutin juga disebut dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan hati.
Minuman yang berasal dari daun Camellia sinensis ini mengalami proses pengolahan yang lebih minimal dibandingkan teh hitam. Karena itu, kandungan senyawa aktif seperti katekin, khususnya epigallocatechin gallate (EGCG), tetap terjaga dalam jumlah yang cukup tinggi.
Hati sendiri merupakan organ vital yang bertugas mengolah nutrisi, menyaring racun dari darah, menghasilkan empedu untuk membantu pencernaan, serta berperan dalam pengaturan kadar gula dan kolesterol. Oleh sebab itu, pola makan dan minum sehari-hari sangat berpengaruh terhadap kesehatannya.
Mengutip EatingWell (14/7), berikut beberapa manfaat teh hijau bagi fungsi hati jika dikonsumsi secara rutin.
1. Membantu Menjaga Fungsi Hati
Teh hijau dinilai berpotensi mendukung kesehatan hati, terutama pada penderita Metabolic Dysfunction-Associated Steatotic Liver Disease (MASLD) atau penyakit hati berlemak yang berkaitan dengan gangguan metabolisme.
Kondisi tersebut ditandai dengan penumpukan lemak berlebih di dalam sel hati yang dapat memicu kerusakan organ apabila tidak ditangani. Diperkirakan, penyakit ini dialami sekitar 30 persen populasi orang dewasa di dunia dan sering berkembang tanpa gejala yang jelas.
Menurut ahli gizi Johannah Katz, MA, RDN, kandungan EGCG pada teh hijau mampu memengaruhi berbagai proses biologis di hati. Sejumlah penelitian laboratorium maupun studi pada manusia menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau berkaitan dengan perbaikan beberapa indikator kesehatan organ tersebut.
2. Membantu Menurunkan Enzim Hati yang Tinggi
Kadar enzim hati yang meningkat sering menjadi penanda adanya gangguan atau peradangan pada organ hati. Beberapa penelitian menemukan bahwa kebiasaan mengonsumsi teh hijau dapat membantu menurunkan kadar enzim tersebut.
Ahli gizi Malina Malkani, MS, RDN, CDN, LDN, BLW, menyebutkan bahwa perubahan positif bahkan dapat terlihat hanya dalam beberapa minggu setelah konsumsi rutin.
Dalam beberapa penelitian, manfaat tersebut terlihat pada konsumsi sekitar tiga hingga empat cangkir teh hijau per hari. Namun, jumlah yang sesuai tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing individu.
3. Melindungi Sel Hati dari Kerusakan
Radikal bebas yang berlebihan dapat memicu stres oksidatif, yaitu kondisi ketika kemampuan tubuh melawan oksidasi menurun sehingga sel-sel lebih mudah mengalami kerusakan. Pada hati, proses ini berkontribusi terhadap peradangan dan gangguan fungsi organ.
EGCG yang terkandung dalam teh hijau memiliki sifat antioksidan kuat yang membantu menetralisir radikal bebas. Selain itu, senyawa tersebut juga berperan dalam mengatur metabolisme lemak, mengurangi peradangan, serta memperkuat sistem pertahanan antioksidan tubuh.
Penelitian juga menunjukkan bahwa EGCG dapat mendukung proses autofagi, yaitu mekanisme alami tubuh untuk membersihkan komponen sel yang rusak sehingga membantu menjaga kesehatan sel-sel hati.
Kebiasaan Lain untuk Menjaga Kesehatan Hati
Selain rutin mengonsumsi teh hijau, kesehatan hati juga dipengaruhi oleh gaya hidup secara keseluruhan. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak, lemak sehat, serta memperbanyak makanan utuh dan membatasi makanan ultra-proses.
- Berolahraga secara rutin agar tubuh lebih efektif membakar lemak, termasuk lemak yang berpotensi menumpuk di organ hati.
- Mengurangi paparan bahan kimia berbahaya, seperti asap rokok, aerosol, maupun cairan pembersih dengan memastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik.
- Membatasi, atau bila memungkinkan menghindari konsumsi alkohol karena minuman tersebut dapat mempercepat kerusakan sel hati hingga meningkatkan risiko sirosis.
Dengan mengombinasikan pola makan sehat, aktivitas fisik yang cukup, dan kebiasaan hidup yang baik, fungsi hati dapat tetap terjaga dalam jangka panjang.
